• Alamat Redaksi
    & Tata Usaha :

    Jl. Tanah Abang Timur No. 3 Jakarta Pusat
    Telp. 081 380 002 462 - 081 330 194 299
    E-mail :
    metrobhayangkara@gmail.com
    Website : www.metrobhayangkara.co.cc

  • Fans


  • POLRI

  • POLRI

  • POLDA

  • PUSKOMINFO BID HUMAS POLDA

  • Jakarta Pusat

  • Jakarta Selatan

  • DKI Jakarta

  • Jakarta Pusat

  • POLDA

  • POLDA

  • POLDA

  • POLDA

  • Advertisements

Metro Bhayangkara Edisi 73 Oktober-Nopember 2012

Advertisements

Aktivitas Penambang Masih Berlangsung

Bangka-Belitung, Metro Bhayangkara
Aktivitas penambang illegal dibeberapa kawasan di Bangka-belitung masih saja berlangsung sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan yang cukup parah.

Hasil pantauan metro bhayangkara di beberapa kawasan  sungailiat, Belinyu,di Muntok,’Koba dan Toboali   Bangka-Belitung,kamis (27/6) kondisi lahanya hampir seluruhnya  di manfaatkan masyarakat untuk menambang pasir timah.seperti diakui Herman (45) saat ditemui Metro Bhayangkara di lokasi penambangan mengatakan kami tidak punya lahan untuk mencari pasir timah hanya di lahan inilah yang bisa kami manfaatkan.

Bahkan tidak rata-rata penambang seperti kami tidak memiliki izin resmi tapi kami mau makan pak jadi tetap menambang walaupun dilarang pemerintah daerah,ungkap Herman.sementar itu Eko salah seorang warga disekitar lokasi menjelaskan kawasan ini tidak boleh dilakukan penambangan karena masuk dalam kawasan industri,hutan lindung,DAS,Hutan produksi dan kawasan terlarang lainnya. cuma tidak ada ketegasan dari pemkab bangka-Belitung dan masyarakat kurang sadar akan kerusakan lingkungan.

“Mbok ya pihak provinsi Babel, maupun pemkab-pemkabnya proaktip mengawasi  dan  mengambil langkah preventip agar aksi penambang liar bisa diatur dengan baik”ujar Eko.sayang tidak satupun aparat dinas pertambangan Bangka-belitung  yang bisa di mintai ketrangan dalam masalah ini.(Imam Bangka-Belitung)

10 Komitmen Polri

Polri menyusun 10 komitmen baru untuk menopang kinerja di tahun 2012. Komitmen ini dari hasil rapat pimpinan (Rapim) Polri ini dibacakan langsung oleh Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo.

Menurut Kapolri, dua prioritas dari sepuluh komitmen ini adalah pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dan anti kekerasan. Berikut 10 komitmen Polri di tahun 2012.

1. Dengan penuh kesadaran dan kesungguhan hati, melaksanakan tugas Kepolisian yang anti KKN dan anti kekerasan dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

2. Menampilkan kepemimpinan Polri yang bertanggung jawab dengan penuh ketauladanan, menjamin kualitas kinerja anggota dan institusi, menjadi konsultan yang solutif bagi bawahan dan masyarakat.

3. Selalu berada di depan dalam melaksanakan pemolisian preventif dan penegakan hukum yang bertanggungjawab, serta mengendalikan anggota untuk tidak melakukan kekerasan.

4. Mengakomodasi hak dan kewajiban bawahan, untuk berani menyampaikan penolakan terhadap perintah atasan yang bertentangan dengan norma dan ketentuan yang berlaku.

5. Dalam mengimplementasikan transparansi dan akuntabilitas, selalu melibatkan peran pengawas eksternal independen sebagai konsultan maupun pengawas yang independen.

6. Melaksanakan pemolisian dengan mengedepankan peran, tugas, kewajiban dan tanggungjawab, daripada status, hak dan kewenangan, serta menghindari kepentingan pribadi.

7. Melaksanakan standar pelayan prima, dan mengakomodasi semua komplain masyarakat mulai dari satuan Polri terdepan secara berjenjang dan seketika.

8. Mengedepankan Polsek sebagai satuan pelayanan terdepan yang kuat, dengan memberikan dukungan penuh kepada Kepala Satuan, berupa personil, saranan prasaran dan anggaran.

9. Mewujudkan transparansi dan akuntabilitas, solidas kesatuan, menghilangkan arogansi dan hak prerogratif, mengakomodasi keluhan, tuntutan serta penolakan bawahan dengan penuh empati.

10. Mengoptimalkan strategi pemolisian komunitas, dalam upaya penyelesaian masalah sosial dalam masyarakat dengan menggunakan pendekatan social jsutice, yang didukung dengan legitimasi.

“Selama rapim kita evaluasi untuk menentukan langkah-langkah prioritas di 2012. Di 2012 kinerja harus lebih ditingkatkan. Kita menyadari hal itu, kita merasa belum optimal, untuk itu kita akan memeperbaiki di 2012,” kata Kapolri berjanji.

JADIKAN MASYARAKAT MALUKU UTARA SADAR AKAN HUKUM

Hi…R. DafriDjen, SH  (kepalakantorwilaya “Kemenhukam Maluku Utara)

NRP.19561212 197312 1 001

Kota ternate Metro Bhayangkara
Malang  melintang di lingkungan kementerian hukum dan HAM, membawa H R Dafri Djen SH, mantan kepala Devisi pemasyarakatan kanwil Kemenkumham Ternate,kemudian  dipercayakan untuk memimpin Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) provinsi Maluku Utara.

Lelaki low profile yang akrab dengan wartawan  ini resmi dilantik sebagai Kakanwil Kemenkumham provinsi Maluluku utara pada tanggal 26 Oktober 2011 di Jakarta  oleh Menteri Hukum dan HAM, Amir Samsuddin.

Pasca dilantiknya sebagai Kakanwil Hukum dan HAM Maluku utara, Putra Makian ini langsung bikin gebrakan dilingkup Kanwil Hukum dan HAM Maluku utara, dengan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Lapas Klas IIB dan menemukan beberapa fasilitas yang dianggap wah dibeberapa kamar warga binaan langsung disita, berupa televisi, kipas angin milik warga binaan.

Menurut Dafri Djen, bagi warga binaan tidak boleh memiliki barang –barang seperti itu, sebab seluruh warga binaan harus sama dan tidak ada istilah anak emas. Jika diwaktu-waktu berikut, ditemukan barang-barang seperti itu lagi, Tandas Dafri warga binaan tersebut akan diberi sanksi, terutama bagi pegawai lapas yang nakal.

“Kita tahu kondisi para pegawai Lapas masih terdapat berbagai kekurangan, namun kekurangan itu lantas kita nekat untuk memberikan fasilitas kepada warga binaan untuk mendapat imbalan. Ini yang harus kita cegah bersama dan tidak boleh terjadi di Lapas atau rutan yang ada di Maluku Utara,”tegas Dafri.

Sebagai nahkoda yang baru Kanwil Hukum dan HAM provinsi Maluku Utara, siap melaksanakan reformasi birokrasi. Janji Dafri, tahun depan pelaksanaan tersebut akan dimulai dari Kanwil Hukum dan HAM provinsi Malut, hingga jajaran yang ada dibawahnya. (Syarif)

Puluhan Mesin Merk Honda Palsu Berhasil Diamankan Tim Buser Polres Ternate

TERNATE – Tim buser yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Mohammad Dafi Bastomi, SH. S.Ik, setelah mendapat laporan dari pihak perusahaan Honda Motor. Co Ltd, yang diwakili kuasa hukum Purnomo Suryomurcito, adanya dugaan mesin pompa dan generator merk Honda palsu yang diperdagangkan di beberapa toko yang ada di kota Ternate.

Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Mohammad Dafi Bastomi setelah menerima laporan polisi langsung membentuk tiga tim untuk menyisir beberapa toko yang diduga memperdagangkan mesin merk Honda palsu yang dilakukan oleh para tersangka, yakni toko Depo Mart, toko Jupiter dan toko Sumber Bangunan.

Dalam penggeledahan tersebut, tim buser berhasil mengamankan mesin merk Honda palsu di toko Depo Mart dan toko Jupiter. Sedangkan toko Sumber Bangunan tidak ditemukan mesin yang diduga ikut dijual di toko tersebut. Pada saat itu juga tim buser menyita sebanyak 24 unit mesin generator type GLX 1250 Gosaline generator made In China dan GX 160 Jaling sebanyak 17 unit. Sedangkan di toko Jupiter berhasil disita mesin merk Honda palsu type GLX 2000 engine made in Thailand sebanyak 7 unit.

Usai menyita mesin-mesin yang diduga palsu itu, kepada wartawan, Kasat Reskrim AKP Muhammad Davi Bastomi mengatakan barang-barang tersebut ada hubungannya dalam tindak pidana di bidang merk atas barang berupa mesin dan generator dengan merk Honda yang diduga palsu dilakukan oleh tersangka dari pihak toko Depo Mart dan toko Jupiter, terhadap korban pihak perusahaan Honda Motor Co. Ltd. Jepang.

Sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 90, pasal 91 dan pasal 94 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 15 tahun 2001 tentang merk. Oleh karena itu, berdasarkan bukti-bukti sementara, jelas Bastomi, pihaknya akan memanggil pemilik kedua toko tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Atas dasar laporan polisi No Pol: LP/210/X/2011 tanggal 21 Oktober 2011, kita akan segera memanggil pihak toko-toko tersebut untuk dimintai keterangan, terkait soal diperdagangkannya mesin dan generator merk Honda yang diduga palsu,”pungkas Bastomi, kepada wartawan Kamis (27/10) lalu di ruang kerjanya.

Usai memeriksa kedua tersangka, pihak perusahaan Honda Motor Co Ltd yang diwakili Purnomo Suryomurcito pada wartawan November 2011 lalu, disaksikan Kasat Reskrim Polres Ternate dan sejumlah wartawan langsung melakukan pemusnahan mesin-mesin tersebut.

Sementara pihak perusahaan Honda Motor Co. Ltd yang diwakili Purnomo Suryomurcito menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membeli merk-merk palsu. Jika masyarakat ingin mendapatkan produk-produk berkualitas, dia menganjurkan untuk membeli di agen-agen dealer yang resmi. (syarif)

OKNUM ANGGOTA POLSEK NDAWAR DI DUGA BEKINGI PERAMPASAN

MOJOKERTO, MB

Di tengah-tengah perbaikan kinerja aparat Kepolisian yang sesuai dengan undang undang yaitu mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat nampaknya belum berjalan dengan baik, dikarenakan masih ada segelintir oknum anggota Polisi yang masih saja bertindak dan berbuat tidak sesuai dengan kapasitasnya selaku aparat penegak hukum.

Seperti kejadian beberapa waktu yang lalu di wilayah Kecamatan Ndawar Kabupaten Mojokerto oknum anggota polisi polsek Ndawar bekerjasama dengan oto finansial melakukan perampasan satu unit sepeda motor milik salah satu nasabah, karena merasa oknum tersebut berani melakukan tindakan-tindakan karena mendapat rekom dari Kanit Reskrim Ndawar, setelah dilakukan cross cek secara lisan dengan tim wartawan Metro Bhayangkara. Sehingga hal ini tentunya membuat nasabah tersebut menderita kerugian dan merasa dirinya terancam oleh oknum polisi dan fihak bank.

Tentunya dalam hal ini nasabah tersebut bermaksud melaporkan kejadian ini ke Polres Mojokerto tapi setelah hal ini di laporkan dulu ke kapolsek Ndawar kapolsek berjanji akan menjembatani dan mencoba menyelesaikan secara kekeluargaan dan sekaligus akan menegur anggotanya yang sudah bertindak tidak sesuai prosedur, namun hal ini hanya sebagai menjadi isapan jempol belaka.

Tapi setelah di tunggu-tunggu apa yang menjadi janji kapolsek Ndawar sampai beberapa minggu bahkan beberapa bulan ternyata penyelesaian secara kekeluargaan yang di janjikan oleh kapolsek tidak kunjung datang, sampai berita ini di turunkan korban hanya mendapatkan janji manis dari pihak Polsek maupun fihak oto finance.

Setelah Metro Bhayangkara melakukan konfirmasi kepada korban tentang kronologi kejadian tersebut, dia lalu mengatakan kepada wartawan Metro Bhayangkara bahwasanya dia mengambil satu unit sepeda motor dari oto finansial dengan cara kredit, tapi begitu saya terlambat beberapa hari untuk membayar, saya di datangi beberapa orang dari oto dan oknum anggota polisi polsek Ndawar yang menakut nakuti saya, dan langsung membawa sepeda motor saya secara paksa, sehingga STNK kendaraan tidak saya berikan. Tapi saya sudah memberitahukan ini kepada kapolsek dan pak kapolsek berjanji akan memanggil semua fihak yang terkait, termasuk oknum anggotanya yang terlibat, tapi kalau apa yang di janjikan kapolsek kepada saya tidak kunjung datang dan hanya janji janji manis, maka saya akan melaporkan kejadian tidak pidana ini ke polres Mojokerto, karena saya di dholimi dan saya mencari keadilan mas,” ujar nasabah tersebut kepada metro Bhayangkara.

“Sungguh kejadian yang sangat mencoreng nama baik Kepolisian dan saya tidak akan membiarkan anggota saya yang terbukti ikut serta dalam melakukan membekengi dan pasti akan saya tindak tegas sesuai dengan prosedur” ujar Kapolres Mojokerto kepada Metro Bhayangkara di ruang kerjanya, dan mempersilahkan kepada masyarakat yang merasa dirinya terancam untuk segera membuat laporan di Polres Mojokerto, saya akan menanggapi hal ini” tegas Kapolres.(MB,MF)

 

EMPAT KECAMATAN DI GRESIK DI LANDA BANJIR

GRESIK,MB

Hujan deras beberapa hari yang lalu mengguyur Kabupaten Lamongan dan Gresik yang mengakibatkan banjir hebat di beberapa wilayah gresik dan lamongan diantara kecamatan yang di rendam air yaitu kecamatan cerme,kedamean, balongpanggang dan duduk sampean di kabupaten Gresik, sehingga hal ini membuat masyarakat yang ada di ke empat kecamatan tersebut mengungsi ke sanak saudara yang tidak terkena banjir atau ke tempat tempat penampungan sementara yang di sediakan oleh pemerintah daera Kabupaten Gresik. Banjir yang melanda sebagian wilayah Gresik, selain diakibatkan hujan deras yang menguyur setiap hari selama satu minggu belakang, juga di sebapkan meluapnya sungai lamong,jadi banjir di empat kecamatan tersebut bukanlah hal yang baru melainkan suda biasa melanda wilayah tersebut dalam tiap tahunnya,tapi banjir kali ini tergolong sangat besar dan di luar prediksi. Menurut beberapa orang yang berhasil di temui oleh Metro Bhayangkara,mereka sangat berharap besar dari Bupati dan wakil Bupati yang beberapa bulan yang lalu baru di lantik agar punya terobosan dan langka langka yang baik supaya daerah mereka tidak lagi menjadi langganan banjir dalam tiap tahunnya. Banjir juga mengakibatkan aktivitas warga jadi terhenti,dan juga mengakibatkan kerugian materi yang sangat besar mengingat banyaknya tambak yang terendam banjir,sehingga banyak petani tambak yang menderita kerugian ratusan juta,bahkan banjir kali ini membuat jalur lalulintas yang menghubungkan antara Gresik dan Lamongan yang melalui Kecamatan Duduk Sampean terputus sehingga kemacetan tidak dapat di hindarkan,hal ini membuat aparat Kopolisian Polres Gresik kerja keras mengalihkan ke jalur pantura buat kendaraan yang arah ke jawa Tengah,menurut Kasat Lantas Polres Gresik AKP Satria langkah ini di tempuh agar mengurangi kemacetan kendaraan yang terjadi yang di sebabkan oleh banjir. Banjir kali ini juga melanda beberapa Kecamatan di Kabupaten Lamongan,sehingga juga mengakibatkan kemacetan yang sangat parah khususnya kendaraan yang mau ke arah surabaya,hal ini juga membuat aparat Kepolisian kerja keras untuk mengalihkan arus kendaraan ke jalur pantura yang menuju surabaya. Masyarakat dari ke empat kecamatan di Gresik berharap besar dari pemerintah daera Kabupaten Gresik supaya melakukan langkah langkah yang baik dalam mengatasi musiba banjir yang melanda daera mereka dalam setiap tahunnya.(MB,MF) Hujan deras beberapa hari yang lalu mengguyur Kabupaten Lamongan dan Gresik yang mengakibatkan banjir hebat di beberapa wilayah gresik dan lamongan diantara kecamatan yang di rendam air yaitu kecamatan cerme,kedamean, balongpanggang dan duduk sampean di kabupaten Gresik, sehingga hal ini membuat masyarakat yang ada di ke empat kecamatan tersebut mengungsi ke sanak saudara yang tidak terkena banjir atau ke tempat tempat penampungan sementara yang di sediakan oleh pemerintah daera Kabupaten Gresik. Banjir yang melanda sebagian wilayah Gresik, selain diakibatkan hujan deras yang menguyur setiap hari selama satu minggu belakang, juga di sebapkan meluapnya sungai lamong,jadi banjir di empat kecamatan tersebut bukanlah hal yang baru melainkan suda biasa melanda wilayah tersebut dalam tiap tahunnya,tapi banjir kali ini tergolong sangat besar dan di luar prediksi. Menurut beberapa orang yang berhasil di temui oleh Metro Bhayangkara,mereka sangat berharap besar dari Bupati dan wakil Bupati yang beberapa bulan yang lalu baru di lantik agar punya terobosan dan langka langka yang baik supaya daerah mereka tidak lagi menjadi langganan banjir dalam tiap tahunnya. Banjir juga mengakibatkan aktivitas warga jadi terhenti,dan juga mengakibatkan kerugian materi yang sangat besar mengingat banyaknya tambak yang terendam banjir,sehingga banyak petani tambak yang menderita kerugian ratusan juta,bahkan banjir kali ini membuat jalur lalulintas yang menghubungkan antara Gresik dan Lamongan yang melalui Kecamatan Duduk Sampean terputus sehingga kemacetan tidak dapat di hindarkan,hal ini membuat aparat Kopolisian Polres Gresik kerja keras mengalihkan ke jalur pantura buat kendaraan yang arah ke jawa Tengah,menurut Kasat Lantas Polres Gresik AKP Satria langkah ini di tempuh agar mengurangi kemacetan kendaraan yang terjadi yang di sebabkan oleh banjir. Banjir kali ini juga melanda beberapa Kecamatan di Kabupaten Lamongan,sehingga juga mengakibatkan kemacetan yang sangat parah khususnya kendaraan yang mau ke arah surabaya,hal ini juga membuat aparat Kepolisian kerja keras untuk mengalihkan arus kendaraan ke jalur pantura yang menuju surabaya. Masyarakat dari ke empat kecamatan di Gresik berharap besar dari pemerintah daera Kabupaten Gresik supaya melakukan langkah langkah yang baik dalam mengatasi musiba banjir yang melanda daera mereka dalam setiap tahunnya.(MB,MF)